Setelah sadar bahwa dirinya terjebak di dalam dunia novel romansa gelap, sang tokoh utama perempuan menyadari satu hal yang paling menakutkan: ia adalah umpan yang ditakdirkan menarik perhatian bangsawan pria yang terkenal obsesif. Setiap pilihan salah dapat berujung pada sang pria berbahaya itu mengurungnya, menjauhkan dirinya dari teman, kebebasan, dan masa depan yang ia mau. Alih-alih kabur membabi buta, ia menyusun strategi low profile, menghindari rute pertemuan, dan memutar otak agar tetap tak terlihat.
Namun rencana rapinya mulai retak ketika takdir terus mendorong keduanya bertemu. Sang pria, dingin dan perfeksionis, membaca kebohongan sekecil apa pun dan menanggapinya dengan perhatian intens yang terasa seperti kurungan emas. Di antara tarik ulur rasa takut dan ketertarikan, ia harus membuat batasan, menawar kebebasan, dan membalik skenario novel demi bertahan tanpa kehilangan dirinya sendiri.
Setelah sadar bahwa dirinya terjebak di dalam dunia novel romansa gelap, sang tokoh utama perempuan menyadari satu hal yang paling menakutkan: ia adalah umpan yang ditakdirkan menarik perhatian bangsawan pria yang terkenal obsesif. Setiap pilihan salah dapat berujung pada sang pria berbahaya itu mengurungnya, menjauhkan dirinya dari teman, kebebasan, dan masa depan yang ia mau. Alih-alih kabur membabi buta, ia menyusun strategi low profile, menghindari rute pertemuan, dan memutar otak agar tetap tak terlihat.
Namun rencana rapinya mulai retak ketika takdir terus mendorong keduanya bertemu. Sang pria, dingin dan perfeksionis, membaca kebohongan sekecil apa pun dan menanggapinya dengan perhatian intens yang terasa seperti kurungan emas. Di antara tarik ulur rasa takut dan ketertarikan, ia harus membuat batasan, menawar kebebasan, dan membalik skenario novel demi bertahan tanpa kehilangan dirinya sendiri.
Setelah sadar bahwa dirinya terjebak di dalam dunia novel romansa gelap, sang tokoh utama perempuan menyadari satu hal yang paling menakutkan: ia adalah umpan yang ditakdirkan menarik perhatian bangsawan pria yang terkenal obsesif. Setiap pilihan salah dapat berujung pada sang pria berbahaya itu mengurungnya, menjauhkan dirinya dari teman, kebebasan, dan masa depan yang ia mau. Alih-alih kabur membabi buta, ia menyusun strategi low profile, menghindari rute pertemuan, dan memutar otak agar tetap tak terlihat.
Namun rencana rapinya mulai retak ketika takdir terus mendorong keduanya bertemu. Sang pria, dingin dan perfeksionis, membaca kebohongan sekecil apa pun dan menanggapinya dengan perhatian intens yang terasa seperti kurungan emas. Di antara tarik ulur rasa takut dan ketertarikan, ia harus membuat batasan, menawar kebebasan, dan membalik skenario novel demi bertahan tanpa kehilangan dirinya sendiri.