Raka, mahasiswa yang doyan baca komik, tiba-tiba terseret ke dalam halaman sebuah manga yang sama sekali tidak ia kenal. Ia terbangun sebagai figuran tak bernama di dunia yang aturannya dikendalikan oleh panel, gelembung dialog, dan efek suara yang nyata. Setiap bab berubah genre tanpa peringatan, dari romansa sekolah menjadi laga urban, lalu meloncat ke misteri psikologis. Sambil mencari cara pulang, Raka mendapati bahwa statusnya sebagai figuran justru membuatnya luput dari sensor narasi, memberinya celah untuk mengutak-atik alur dari sela-sela panel.
Bersama Mika, tokoh pendukung yang sadar batas panel, Raka menelusuri jejak Penulis Bayangan yang memodifikasi cerita berdasarkan respons pembaca di dunia nyata. Mereka menemukan bahwa dunia manga retak setiap kali popularitas turun, memaksa karakter berperan sesuai tren. Di titik kritis, Raka harus memilih antara meretas naskah untuk kembali ke rumah atau menjaga dunia baru yang mulai ia pedulikan tetap utuh. Taruhan terakhirnya terjadi di arc final, saat garis panel sendiri menjadi medan pertempuran.
Raka, mahasiswa yang doyan baca komik, tiba-tiba terseret ke dalam halaman sebuah manga yang sama sekali tidak ia kenal. Ia terbangun sebagai figuran tak bernama di dunia yang aturannya dikendalikan oleh panel, gelembung dialog, dan efek suara yang nyata. Setiap bab berubah genre tanpa peringatan, dari romansa sekolah menjadi laga urban, lalu meloncat ke misteri psikologis. Sambil mencari cara pulang, Raka mendapati bahwa statusnya sebagai figuran justru membuatnya luput dari sensor narasi, memberinya celah untuk mengutak-atik alur dari sela-sela panel.
Bersama Mika, tokoh pendukung yang sadar batas panel, Raka menelusuri jejak Penulis Bayangan yang memodifikasi cerita berdasarkan respons pembaca di dunia nyata. Mereka menemukan bahwa dunia manga retak setiap kali popularitas turun, memaksa karakter berperan sesuai tren. Di titik kritis, Raka harus memilih antara meretas naskah untuk kembali ke rumah atau menjaga dunia baru yang mulai ia pedulikan tetap utuh. Taruhan terakhirnya terjadi di arc final, saat garis panel sendiri menjadi medan pertempuran.
Raka, mahasiswa yang doyan baca komik, tiba-tiba terseret ke dalam halaman sebuah manga yang sama sekali tidak ia kenal. Ia terbangun sebagai figuran tak bernama di dunia yang aturannya dikendalikan oleh panel, gelembung dialog, dan efek suara yang nyata. Setiap bab berubah genre tanpa peringatan, dari romansa sekolah menjadi laga urban, lalu meloncat ke misteri psikologis. Sambil mencari cara pulang, Raka mendapati bahwa statusnya sebagai figuran justru membuatnya luput dari sensor narasi, memberinya celah untuk mengutak-atik alur dari sela-sela panel.
Bersama Mika, tokoh pendukung yang sadar batas panel, Raka menelusuri jejak Penulis Bayangan yang memodifikasi cerita berdasarkan respons pembaca di dunia nyata. Mereka menemukan bahwa dunia manga retak setiap kali popularitas turun, memaksa karakter berperan sesuai tren. Di titik kritis, Raka harus memilih antara meretas naskah untuk kembali ke rumah atau menjaga dunia baru yang mulai ia pedulikan tetap utuh. Taruhan terakhirnya terjadi di arc final, saat garis panel sendiri menjadi medan pertempuran.